Kamis, 25 Juli 2013

Ciri-Ciri Penyekit Jantung Dan Pencegahannya


 Jantung merupakan organ yang sangat vital pada tubuh manusia, meski tidak mengesampngkan peran organ-organ lainnya. Didalam tubuh kita, sistem peredaran darah selalu bekerja 24 jam untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh kita. Dalam hal ini, jantung merupakan salah satu organ yang berperan dalam mengalirkan darah keseluruh tubuh kita.

     Sahabat, tips kesehatan. Dari keterangan tersebut di atas, kita jadi tahu bahwa begitu pentingnya peran jantung pada tubuh kita. tidak bisa kita bayangkan, kalau jantung kita mengalami masalah serius. Sehingga peredaran darah bisa terganggu oleh masalah serius tersebut. Untuk itulah, kali ini tips kesehatan akan mengetengahkan sebuah artikel yang sangat bermanfaat untuk anda terkait jantung. Berikut ini ciri penyakit jantung plus pencegahannya :

 " Ciri-ciri penyakit jantung ini dapat kita deteksi dengan seksama. Apabila anda mengalami nyeri pada dada (dada seperti tertusuk), kemudian rasa berdebar-debar, sering mengalami sesak nafas, kesemuatan pada beberapa bagian tubuh di sertai keluar keringan dingin pada tubuh. Hal ini merupakan indikasi dari gejala jantung anda bermasalah ".

      Sahabat, tips kesehatan. selain gejala diatas, Kita juga mengenal yang namanya gagal jantung dan serangan jantung koroner. Gejala apabila kita terkena gagal jantung yaitu penderita biasanya terkena insomnia atau sulit tidur dimalam hari, kaki menjadi bengkak, anda cepat lelah meski dengan aktivitas yang ringan serta gejala seperti sesak pada nafas anda. Untuk gejala jantung koroner yaitu terjadinya penyumbatan pembuluh darah khususnya pada arteri pada jantung karena mengeras. Sehingga peredaran darah yang menyuplai darah ke jantung mengalami masalah serius.
        Sahabat, tips kesehatan, Banyak sekal usaha yang dapat kita lakukan untuk mencegah semua hal diatas serta membuat jantung anda lebih sehat dan bekerja optimal untuk tubuh anda. Berikut ini beberapa caranya :

    Pola makan yang seimbang sangat membantu menjaga kesehatan jantung anda. Dalam hal ini kita harus membiasakan diri untuk mengkonsumsi aneka ragam makanan yang memiliki kandungan gizi yang beragam pula. Sayuran seperti bayam dan buah alpukat serta kacang-kacangan sangat baik untuk kesehatan jantung anda. Bayam merupakan sayuran yang sangat baik untuk jantung kita. ini dikarenakan sayuran bayam banyak mengandung kalium dalam jumlah yang sangat tinggi serta rendah akan sodium yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung anda. Untuk alpukat, buah ini sangat baik untuk menjaga ksesehatan jantung anda. Ini dikarenakan, buah alpukat banyak mengandung 7 jenis serat kalium serta mengandung vitamin yang sangat baik untuk jantung anda, yaitu vitamin E. Untuk kacang-kacangan, Ada dua jenis yaitu kacang mete serta almone. Dua jenis makanan tersebut banyak mengandung omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung anda.
    Pentingnya menjaga berat badan yang ideal. Berat badan yang ideal juga sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan jantung anda. Untuk mengetahui apakah berat badan anda ideal, anda dapat menghitungnya dengan mudah. Yaiut tinggi bada anda dikurangi 100 kemudian di kalikan 90 persen, maka anda akan memperoleh berat badan yang ideal yang seharusnya. Contoh tinggi badan anda 173 maka : (173-100) * 90 % = 66,7 kg.

Selasa, 16 Juli 2013

Batuklah Jika Terkena Serangan Jantung


Belakangan ini muncul isu serangan jantung mendadak yang makin marak melanda orang di usia muda. Namun kabarnya batuk saat serangan jantung bisa meredakan kembali penyakit mematikan ini. Batuk bisa menormalkan irama denyut jantung seorang yang mengalami serangan jantung.

"Batuk merupakan cara awal agar irama jantung tidak berhenti. Biasanya bagi penderita yang terkena serangan jantung mendadak, iramanya lambat, dengan batuk, irama jantung normal kembali," kata pakar penyakit jantung dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Iwan Dakota SpJP.

Iwan mengemukakan hal itu saat konferensi pers terkait teknologi penanganan penyakit jantung arteri koroner di Jakarta, Kamis.

Iwan mengatakan dengan irama denyut jantung yang stabil, maka aktivitas pembuluh darah akan normal kembali.

"Jadi si penderita disuruh batuk terlebih dahulu, karena dengan begitu jantung akan terangsang," katanya.

Namun, menurut dia, batuk bukan satu-satunya cara awal untuk menangani serangan jantung mendadak.

"Sebaiknya langsung dibawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut dan menghindarisudden death (kematian mendadak)," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah sakit Jantung Harapan Kita dr Hananto Andriantoro SpJP(K) menjelaskan terdapat dua penyebab kematian mendadak karena serangan jantung, yakni tertutupnya pembuluh darah oleh plak dan gumpalan darah pada ujung dan pangkal arteri.

"Jika penyumbatan tersebut terdapat pada ujung pembuluh, penderita masih bisa terselamatkan, namun jika hal sama terjadi pada pangkal arteri, kecil kemungkinan untuk bisa selamat," katanya.

Hartono menjelaskan plak tersebut terdiri dari akumulasi lemak, kolesterol, kalsium dan endapan lain pada dinding bagian dalam arteri.

"Jadi plak tersebut awalnya menempel di dinding arteri dan lama-kelamaan menutupi pembuluh sehingga semakin sempit dan celah sempit tersebut tertutup gumpalan darah dan oksigen tidak bisa masuk, maka kematian mendadak tersebut terjadi," jelasnya.

Dia menambahkan proses plak menutupi dinding tersebut tergantung pada kadar kolesterol jahat (LDL) yang dimiliki penderita.

Dia menyebutkan, pada kondisi normal, kadar LDL berada di kisaran 130 mg/dL, namun jika sesorang yang memiliki berat badan lebih atau menderita obesitas, kadar LDL harus di bawah 100 mg/dL

Senin, 08 Juli 2013

Tidak Hanya Usia Tua Yang Terkena Serangan Jantung Usia Muda juga Bisa


Penyakit jantung koroner yang dikenal sebagai pembunuh nomor satu di dunia, dewasa ini tidak hanya diderita oleh lanjut usia, namun juga usia muda.

"Penyakit yang digolongkan ke dalam penyakit tidak menular itu sudah mulai menyerang kalangan berusia muda. Bahkan jumlahnya pun semakin hari kian mengalami peningkatan yang cukup signifikan," kata dokter spesialis jantung Amran Lubis di Medan.

Direktur Rumah sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan ini mengatakan kasus penyakit jantung saat ini terus meningkat dan justru sekarang yang diserang kalangan usia muda berumur 30-an.

"Sementara kalau dulu dalam literatur kedokteran, biasanya risiko jantung menyerang usia 40 tahun untuk laki laki, sedang perempuan di atas 55 tahun," katanya.

Ia mengatakan penyebab usia muda terserang penyakit jantung ini di antaranya karena pola hidup, stres tinggi, lingkungan tidak sehat, dan pola makan yang salah karena seringnya mengonsumsi makanan siap saji.

"Kalau dibandingkan tahun 2012, jumlah penderita penyakit jantung saat ini meningkat sekitar 20 sampai 30 persen," katanya.

Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Sumatera Utara Sukarni mengatakan, penyakit jantung merupakan salah satu dari penyakit degeneratif atau termasuk golongan penyakit tidak menular.

Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya, kata dia, selain melakukan sosialisasi dan penyuluhan, juga pengukuran tensi darah.

"Salah satu judul dari peringatan hari kesehatan sedunia tanggal 7 April, yaitu mengukur tensi darah yang dilaksanakan selama seminggu. Karena komplikasi dari tekanan darah bisa ke mata dan ke jantung, dan tekanan darah itu tidak ada gejalanya," katanya.
Sumber: Vemale.com