Rabu, 21 Agustus 2013

Ingin Jantung Sehat? Waspada Makanan Ini


Memilih dan mengonsumsi makanan yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam memelihara kesehatan jantung. Lalu apa saja makanan yang sebaiknya diwaspadai agar jantung tetap sehat?

Dokter Grace Judio-Kahl dari Rumah Sakit Bunda menganjurkan, salah satu yang sebaiknya tidak sering dikonsumsi adalah makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh (saturated fats).  Lemak jenuh biasanya terkandung dalam makanan dari produk-produk hewani, seperti mentega, keju, susu, es krim, dan daging berlemak

Grace pun mengategorikan jenis makanan dan minuman berlemak berdasarkan kadar kolesterol yang dikandung dan seberapa sering makanan atau minuman tersebut boleh dikonsumsi.
Makanan yang masuk kategori aman, menurut dia, antara lain putih telur ayam, daging ayam tanpa kulit, dan ikan air tawar.

"Untuk kategori yang boleh dikonsumsi sekali-sekali, contohnya daging asap, iga, daging sapi biasa, burung dara. Kalau kategori hati-hati, misalnya keju, daging sapi berlemak, kepiting, udang, kerang," katanya, Rabu (26/6).

Kemudian, kategori makanan "berbahaya" karena berkadar kolesterol tinggi, antara lain santan, susu sapi, cumi-cumi, cokelat, jeroan sapi, telur burung puyuh. "Sedangkan kategori pantang atau tidak aman karena kadar kolesterolnya yang sangat tinggi itu, seperti kuning telur ayam dan otak sapi," jelas Grace.

Grace juga memberikan beberapa tips untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Beberapa di antaranya adalah mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat, menghindari makan goreng-gorengan, dan menggunakan minyak tak jenuh.

Senin, 12 Agustus 2013

Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan Jantung


Siapa yang tidak kenal dengan jenis kacang-kacangan ini? Selain bisa di buat bubur dan puding, kacang hijau juga enak dibuat sup bercampur daging loh! Tak hanya rasa yang enak, tapi kaya akan manfaat. Penasaran?

Phaseolus Aureus atau yang lebih dikenal dengan nama kacang hijau merupakan salah satu jenis polong-polongan yang cukup sering di konsumsi. Biasanya kacang hijau diolah menjadi bubur ataupun puding. Ada juga orang yang menggunakan kacang hijau sebagai bahan utama membuat peyek pengganti kacang tanah.

Dibalik bentuknya yang mungil, kacang hijau mengandung protein nabati yang cukup tinggi. Tak cuma itu saja, kacang hijau juga menjadi salah satu sumber mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Tak heran jika banyak ahli gizi yang menyarankan kacang hijau untuk dikonsumsi balita, karena kandungan nutrisinya baik untuk masa pertumbuhan.

Sumber mineral yang terdapat pada kacang hijau adalah kalsium dan juga fosfor. Keduanya sangat baik untuk memperkuat tulang dan gigi. Bagi mereka yang tengah menjalani program diet, kacang hijau patut dimasukkan dalam menu harian Anda. Kadar lemaknya yang rendah membuat semua makanan atau minuman olahan yang berbahan dasar kacang hijau tidak mudah tengik dan tak bikin berat badan melonjak naik.

Lemak kacang hijau terdiri dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh, tak heran jika kacang hijau cukup aman bagi mereka yang menderita penyakit jantung karena kandungan asam lemak tak jenuhnya dapat menjaga kesehatan jantung Anda. Selain fosfor dan kalsium, kacang hijau mengandung vitamin yang komplet.

Mulai dari vitamin B1, B2, dan vitamin E. Vitamin B1 berguna untuk memaksimalkan kerja syaraf dalam tubuh. Kalau Anda mengalami gejala sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, atau kurang bersemangat, bisa jadi tubuh Anda kekurangan B1. Vitamin B1 juga menjadi sumber energi yang diperlukan oleh tubuh. Karena fungsinya yang memecah karbohidrat sehingga mengubahnya menjadi tenaga. Sedangkan vitamin E tidak hanya baik untuk peremajaan kulit, tapi juga membantu kesuburan.

Kalau saat ini Anda termasuk orang yang tidak menyukai kacang hijau karena aromanya, manfaat yang terkandung di dalamnya pasti membuat Anda berubah pikiran.
Heeem..... nikmatnya kacang hijau siapa sich yang menolak yuks konsumsi kacang hijau guys:)